Jumat, 10 Februari 2012

Pohon Apel dan Anak Lelaki

Berani baca cerita ini sampai habis teman ?
 Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari.
Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya,tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya.
Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak kecil itu.

Waktu terus berlalu.
Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya.
Suatu hari ia mendatangi pohon apel. Wajahnya tampak sedih. "Ayo kesini bermain-main lagi denganku," pinta pohon apel itu.
"Aku bukan anak kecil yang bermain-main dengan pohon lagi," jawab anak lelaki itu.
"Aku ingin sekali memiliki mainan, tapi aku tak punya uang untuk membelinya."
Pohon apel itu menyahut, "Duh, maaf aku pun tak punya uang..., tetapi kau boleh mengambil semua buah apelku dan menjualnya.
Kau bisa mendapatkan uang untuk membeli mainan kegemaranmu.
" Anak lelaki itu sangat senang. Ia lalu memetik semua buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan penuh suka cita.
Namun, setelah itu anak lelaki tak pernah datang lagi.

Pohon apel itu kembali sedih.
Suatu hari anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel sangat senang melihatnya datang. "Ayo bermain-main denganku lagi," kata pohon apel. "Aku tak punya waktu," jawab anak lelaki itu. "Aku harusbekerja untuk keluargaku.
Kami membutuhkan rumah untuk tempat tinggal.Maukah kau menolongku?" "Duh, maaf aku pun tak memiliki rumah.
Tapi kau boleh menebang semua dahan rantingku untuk membangun rumahmu," kata pohon apel.
Kemudian anak lelaki itu menebang semua dahan dan ranting pohon apel itu dan pergi dengan gembira.
Pohon apel itu juga merasa bahagia melihat anak lelaki itu senang, tapi anak lelaki itu tak pernah kembali lagi.

Pohon apel itu merasa kesepian dan sedih. Pada suatu musim panas, anak lelaki itu datang lagi.
Pohon apel merasa sangat bersuka cita menyambutnya. "Ayo bermain-main lagi denganku," kata pohon apel.
"Aku sedih," kata anak lelaki itu."Aku sudah tua dan ingin hidup tenang. Aku ingin pergi berlibur dan berlayar.
Maukah kau memberi aku sebuah kapal untuk pesiar?" "Duh, maaf aku tak punya kapal, tapi kau boleh memotong batang tubuh ku danmenggunakannya untuk membuat kapal yang kau mau.
Pergilah berlayar dan bersenang-senanglah." Kemudian, anak lelaki itu memotong batang pohon apel itu dan membuat kapal yang diidamkannya. Ia lalu pergi berlayar dan tak pernah lagi datang menemui pohon apel itu.

Akhirnya, anak lelaki itu datang lagi setelah bertahun-tahun kemudian.
"Maaf anakku," kata pohon apel itu. "Aku sudah tak memiliki buah apel lagi untukmu."
"Tak apa, Aku pun sudah tak memiliki gigi untuk mengigit buah apelmu," jawab anak lelaki itu.
"Aku juga tak memiliki batang dan dahan yang bisa kau panjat," kata pohon apel.
"Sekarang, aku sudah terlalu tua untuk itu," jawab anak lelaki itu.
"Aku benar-benar tak memiliki apa-apa lagi yang bisa aku berikan padamu.
Yang tersisa hanyalah akar-akarku yang sudah tua dan sekarat ini," kata pohon apel itu sambil menitikkan air mata.
"Aku tak memerlukan apa-apa lagi sekarang," kata anak lelaki.
"Aku hanya membutuhkan tempat untuk beristirahat.
Aku sangat lelah setelah sekian lama meninggalkanmu."
"Oooh, bagus sekali. Tahukah kau, akar-akar pohon tua adalah tempat terbaik untuk berbaring dan beristirahat.
Mari, marilah berbaring di pelukan akar-akarku dan beristirahatlah dengan tenang."
Anak lelaki itu berbaring dipelukan akar-akar pohon. Pohon apel itu sangat gembira dan tersenyum sambil meneteskan airmatanya.

SIAPAKAH POHON APEL ITU?
Teman, Pohon apel itu adalah orang tua kita.
Ketika kita muda, kita senang bermain-main dengan ayah dan ibu kita.
Ketika kita tumbuh besar, kita meninggalkan mereka, dan hanya datang ketika kita memerlukan sesuatu atau dalam kesulitan.
Tak peduli apa pun, orang tua kita akan selalu ada di sana untuk memberikan apa yang bisa mereka berikan untuk membuat kita bahagia. Anda mungkin berpikir bahwa anak lelaki itu telah bertindak sangat kasar pada pohon itu, tetapi begitulah kadang cara kita memperlakukanorang tua kita.

KASIH ORANG TUA SEPANJANG JALAN.
ORANG TUA AKAN RELA MENYERAHKAN SELURUH SUMBER HIDUPNYA DEMI ANAK-ANAKNYA.
NAMUN KADANG KITA TERLALU BERHITUNG UNTUK MEMBERI MEREKA.
BUKANNYA MEMBALAS BUDI, BAHKAN ADA YG SEMATA-MATA MENUNTUT LEBIH.

TEMAN...
JANGAN SAMPAI KITA MENUNTUT & TERUS MENYEDOT, HINGGA AKHIRNYA MEREKA HARUS MEMBERIKAN NYAWANYA.

SESUNGGUHNYA KITA TIDAK PERNAH TAHU WAKTU TUHAN.
SEBELUM KATA-KATA INDAH ITU TERLAMBAT UNTUK MEREKA CERNA DAN NIKMATI DALAM-DALAM.
SEBELUM BATU NISAN....
DAN HANYA BATU NISAN YG TAK BERTELINGA!!!

SEKARANG...
KATAKAN & EKSPRESIKAN ISI HATIMU YG TERDALAM.
BETAPA ENGKAU BERTERIMAKASIH!
BETAPA ENGKAU MENCINTAI MEREKA!

(Sebab mereka menabur angin, maka mereka akan menuai puting beliung; gandum yang belum menguning tidak ada pada mereka; tumbuh-tumbuhan itu tidak menghasilkan tepung; dan jika memberi hasil, maka orang-orang lain menelannya. Hosea 8:7)

(Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu. Keluaran 20:12)
 

Jumat, 23 Desember 2011

Inspirasi, Kisah Seseorang yang Ditolak Bekerja di Microsoft

Seorang laki-laki pengangguran melamar posisi sebagai 'office boy' di Microsoft. Manajer HR mewawancarainya, kemudian melihatnya untuk membersihkan lantai sebagai ujian.
"Anda diterima bekerja. Berikan alamat e-mail Anda dan saya akan mengirimkan aplikasi untuk diisi, juga tanggal ketika Anda dapat mulai bekerja," kata Manajer HR.
Pria itu menjawab, "Tapi saya tidak punya komputer, bahkan email."
"Maafkan aku, jika Anda tidak memiliki email, itu berarti Anda tidak ada. Dan siapa yang tidak ada, tidak dapat memiliki pekerjaan," tambah Manajer HR.
Orang itu tanpa harapan sama sekali. Dia tidak tahu apa yang harus dilakukan, dengan hanya memiliki uang $10 di saku, Ia kemudian memutuskan untuk pergi ke supermarket dan membeli 10 kg peti tomat.
Dia kemudian menjual secara keliling tomat itu dari rumah ke rumah. Dalam waktu kurang dari dua jam, dia berhasil melipatgandakan modalnya.
Dia mengulangi penjualannya secara keliling tiga kali, dan pulang dengan uang $60. Lelaki itu menyadari bahwa ia bisa bertahan hidup dengan berjualan tomat, dan dia mulai untuk pergi berjualan tomat sehari-hari dan sering pulang larut malam mendagangkan dagangannya hari demi hari.
Uuang keuntungan yang didapat dua kali lipat atau tiga kali lipat dalam penjualannya sehari-hari. Tak lama, ia membeli mobil, lalu truk, dan kemudian ia mempunyai armada kendaraan pengiriman sendiri.
5 tahun kemudian, orang itu menjadi salah satu pengusaha food retailer terbesar di Amerika Serikat. Ia mulai merencanakan masa depan keluarganya, dan memutuskan untuk memiliki asuransi jiwa.
Dia memanggil broker asuransi, dan memilih rencana perlindungan. Ketika percakapan, broker bertanya tentang email yang akan dipakai untuk keperluan asuransi.
Pria itu menjawab, "Aku tidak punya email."
Broker itu penasaran dan ingin tahu mengapa ia tidak punya email, "Anda tidak memiliki email, namun telah berhasil membangun sebuah imperium perusahaan bisnis. Dapatkah Anda membayangkan apa yang bisa terjadi jika Anda memiliki email?"
Pria itu berpikir sejenak dan menjawab, "Ya, aku akan menjadi seorang office boy di Microsoft!!"

Pesan dari cerita diatas:
Ketika satu pintu tertutup, pintu lain terbuka. Namun terkadang kita melihat dan menyesali pintu tertutup terlalu lama sehingga tidak melihat pintu lain yang telah terbuka. Jangan pernah berhenti berusaha dan jangan menyerah karena gagal, serta berani melangkah. 


sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=12053144

Kamis, 22 Desember 2011

rencana anak USB

halo sobat blogger semua...
oke langsung aja ya.. yu mareeeh :D
seiring waktu berjalan aku pun kelas 9 juga :D ahahaha sesuatu yah.
oke, aku masuk kelas 9b.. dan ternyata yang masuk di kelas 9b dari kelas 8e cuma aku sama soza doang -_-. bisa kalian bayangin kan.
awalnya kelas nya SUPER GALAU... tapi ternyata, makin hari makin seru juga.
karena anak-anaknya pada kreatif *mungkin* banyak banget yang usul tapi asal gituloh

ada yang pengen di foto bareng di studio, makan makan, jalan jalan, bikin jaket, ngecat kelas, dan masih banyak lagi lah.
nah kayaknya sih ada beberapa ide yang masuk :D

1. bikin jaket

















ini desain nya,,, bagus kan? kita bikin nya di OKTAV SHOP nih... kata nya bagus. kalo mau bisa pesen kok lewat internet. aku pesennya lewat kaskus.

oke rencana 2
katanya mau ngecat kelas,,, tapi krena kondisinya uang kelas nya kurang memungkinkan jadi di batalkan :D

rencana 3 foto-foto.
nah kalo yang ini rencana nya mau di laksanain kalo udah jaket selesai. biar kostum nya kompakan :)
*tapi masih rencan looh*

nah yang ke4
kita kan mau apresiasi nih di bulan februari... jadi harus nyiapin segala apapun yang mau klita tampilkan. yah kata kata si oyoy sih mau bikin teater gitu, judulnya "shinchan oplosan" tapi kata si yanti mending drama musical -__- yah aku mah ikutan aja deh. apapun itu pasti yang terbaikan?

oke deh itu rencana kita yang kayaknya bakal jadi tapi gak tau sukses gak tau ngga :D
tapi mudah mudahan aja sukses ya... amiiin
oh iya kemaren kan class meeting kelas kita juara 3 futsal cowok looh
nah sebutan kelas kita ialah USB = United Sembilan B

oke deh segitu dulu yah dadadadadaaaah \(^O^)/